RSS

Proses “Penukaran” SPPD

04 Aug

Masih berhubungan dengan Beasiswa Unggulan DIKTI, kali ini aku akan sharing mengenai per-SPPD-an. Karena pada banyak yang menanyakan hal ini, so aku akan bahas di sini. SPPD merupakan kependekan dari Surat Perintah Perjalanan Dinas. Bagi PNS, hal ini sangatlah familiar, karena setiap kali melakukan perjalanan yang “dibiayai” oleh bukan pribadi, yakni oleh uang negara, harus melampirkan SPPD. Ya, semacam SPJ (Surat Pertanggung Jawaban) lah.

SPPD ini merupakan kertas rangkap tiga yang berisi kotak-kotak dan terbagi dalam dua kolom. Nah, bingung kan. Kotak-kotak tersebut berisi keterangan berangkat dari/tiba di, pada tanggal, serta bagian pengesahan. Jadi intinya SPPD menerangkan mengenai kapan dan kemana kita akan berangat disertai pengesahan oleh instani yang “melepaskan” kita, serta kapan dan di mana kita tiba serta instansi yang “menerima” kita.

Untuk SPPD Beasiswa Unggulan Luar Negeri DIKTI, pada kotak di kanan atas, pada bagian berangat dari, ke, dan pada tanggal, itu tidak perlu di isi, cukup melampirkan tanda tangan dari pihak yang berwenang serta cap dari instansi yang “melepaskan” kita alias universitas. Pihak yang berwenang bisa Rektor, Pembantu Rektor bagian Akademik, atau kalau di UNDIP Kepala Bagian Administrasi Akademik. Ingat, hanya tanda tangan dan stempel. Kalau di UNDIP tinggal serahin ke bagian kerja sama dan sudah tinggal terima beres, hehehe.

Setelah itu, kita harus menyerahkan SPPD ini (kalau di DIKTI disebut SPPD PT/Perguruan Tinggi) ke DIKTI. Selanjutnya SPPD PT akan ditukar dengan SPPD dari DIKTI, yang bentuknya sama tapi pengesahannya beda. SPPD tersebut pada bagian kanan atas sudah ditanda tangani oleh Kasubag Tata Usaha Direktorat Diktendik Ditjen DIKTI plus distempel DIKTI.

Yup. proses penukaran SPPD telah berakhir. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah setelah kita menerima SPPD dari DIKTI, kita harus meminta pengesahan (pada bagian tiba di) di KBRI/Konjen setelah kita tiba di Negara yang kita tuju. Setelah kita mendapatkan tanda tangan dari KBRI/Konjen, maka kita harus mengirimkan SPPD tersebut beserta boarding pass ke DIKTI via pos, alias semua asli. Semoga membantuπŸ™‚

 
4 Comments

Posted by on 4 August 2012 in Beasiswa, Diary

 

Tags: , , , , ,

4 responses to “Proses “Penukaran” SPPD

  1. putrii

    25 August 2013 at 16:00

    Mbak, saya bisa mnta kontak mbak?
    Soalnya sya insyallah taun depan uda lulus S1 trus mau ngajuin beasiswa BU dikti juga mbak,
    Pngn lanjut k tmpat mbak juga,
    Hhhhehe,
    Mohon bantuannya y mbak, bisa bagi2 pengalaman,
    Gamsahamnida ~
    *bow*

     
    • Mujiya Ulkhaq

      25 August 2013 at 21:08

      Mbak? wkwkwkwkw
      silakan, saya bisa dihubungi via email

       
  2. putrii

    26 August 2013 at 22:37

    Eh maaf mas,
    Hehehe..

    Trimakasih y masπŸ™‚

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: