RSS

Korean Journey (1 – At Bandara Ahmad Yani)

26 Aug

Part 1: At Bandara Ahmad Yani.

Alhamdulillah,, waktu yang ditunggu benar-benar telah tiba. Deg-deg ser rasanya. Perasaan campur aduk. Senang, bersemangat, was-was, khawatir, sedih, haru, sampai ketakutan pun menyeruak. Senang dan bersemangat karena inilah pengalaman pertamaku ke Korea Selatan, negara yang populer karena girlband dan boyband-nya, hahaha. Was-was, dan khawatir melanda soalnya takut kalau entar ada apa2, entah masalah sebelum berangkat, pas berangkat, dan pasca berangkat. Dan sedih plus haru karena harus berpisah dengan keluarga, kerabat, dan kawan-kawan dalam waktu yang relatif tidak singkat. Jadi mellow gini suasanya.

Pagi-pagi, sekitar pukul sembilan “rombongan” sudah siap mengantarku. Bapak-ibu, kedua adikku, nenek, budheku, dan pak sopir. Kami berdelapan meluncur dari Kudus menuju Kota Lumpia, Semarang. Aku akan berangkat dari Semarang, dari Bandara Ahmad Yani sekitar pukul 15.05. Karena masih lama, so sebelum itu kita jalan-jalan dulu, hehehe. Sekitar jam 1-an kita bertolak ke Bandara, setelah istirahat makan dan sholat di Masjid Baiturrahman, Simpang Lima.

Sesampai di sana, Bandara terlihat ramai sekali. Dari berita yang aku dengar malam dan pagi tadi, mengatakan kalau hari ini, Minggu, 26 Agustus merupakan puncak arus balik ke Jakarta. Wah. beneran, emang rame banget ini.

Sambil menunggu waktu pesawat take-off, yah,, bermesra2an dulu dengan keluarga, maklum mau ditinggal lama. Sedih sudah pasti, but… yah, begitulah hidup, hahaha. Aku juga menunggu temenku, Endah, yang katanya mau naik pesawat bareng aku. Dan katanya dia, pas mau beli tiket untuk balik Jakarta, yang ada hanya Garuda jam 15.00. Wew, semuanya sudah disikat habis,.. sangar, berarti ni orang Indonesia pada kaya2 ya, balik pada naik pesawat… wkakaka.

Boarding Pass

Baggage Tag

Aku memutuskan check-in dulu ke dalam dan menunggu Endah di dalam saja. Setelah bercipika-cipiki dengan keluarga yang mengantarku, akhirnya aku masuk. Sedih rasanya. Masuk ke dalam begini ceritanya, terutama bagi yang belum pernah naik pesawat ataupun pertama kali ke Bandara Ahmad Yani. Bandara Ahmad Yani bukanlah bandara yang luas, tergolong kecil dan sempit, jadi jangan khawatir akan ilang atau tersesat. Pertama masuk lewat pintu Keberangkatan atau Departures, yang terpampang jelas dengan warna kuning. Di sana ada pemeriksaan barang dengan X-Ray. Masukkan semua bawaan kita, mulai dari tas, tas jinjing, koper, dll lah. Jam tangan dan HP jangan lupa di tanggalkan juga, dan kita masuk melewati pintu detektor logam. Setelah semuanya oke. Kita harus ke bagian maskapai untuk menukar tiket elektronik. Karena aku pakai Garuda, so harus ke counter Garuda. Di sana aku ditawari mau yang deket jendela atau aisle (jalan/koridor/atau apa ya nyebutnya, itulah pokoknya). Aku milih jendela dong. hwehehe. Dan koperpun ditimbang. Aku awalnya was-was dengan timbangan koper ini. Setelah semalaman menimbang-nimbang dan jatuhnya 23 kg, ternyata di sini hanya 21,75 kg. Wedew,, timbangannya soak nih kayaknya yang dirumah. Setelah koper dimasukkan kita akan menerima tiket (boarding pass) dan baggage tag atau ada yang menyebut baggage claim. Kalau kita g pake koper yang dimasukkan bagasi, maka kita tidak dapat baggage tag. Dua itu g boleh sampai ilang.

Setelah itu, kita masuk ke dalam, jangan lupa membayar airport tax sebesar Rp 20.000. Di sini anehnya, aku pernah diceritain ada bule yang marah-marah gara2 hal ini. Katanya hanya di Indonesia yang pake airport tax, atau harus bayar lagi ketika di dalam. Mendengar cerita itu, aku hanya mengelus dada dan mengatakan, Yah, Indonesia gitu loh, wkakaka. Sesampai di ruang tunggu, yah, ngapain lagi, di tunggu aja tuh pesawatnya. Ada layar petunjuk di depan, yang menginformasikan mengenai keberadaan pesawat. Untungnya pesawatku ini tidak delay, alias tepat waktu, so g gitu lama nunggunya. Di dalam akhirnya aku ketemu Endah, hah, lumayan ada temen buat mengusir bosan karena menunggu pesawat. Karena udah agak lama g ketemu, so banyak yang diomongin, terutama kegiatan setelah kita lulus. G pernah ketemu perasaan setelah lulus. Eh bener g Ndah, hehehe.

Akhirnya pesawatnya datang, dan pukul 15.00 kita semua masuk. Di papan tertulis kalau kita masuk via Gate 1, tapi di pengumuman (via pengeras suara) kita masuk Gate 3. Hah aneh kan, dan untungnya di sini kecil bandaranya, jadi jarak antara gate hanya beberapa langkah, wkakaka. Ikutin aja kerumunan orang, huahahaha. Aku dapat nomor 24F dengan kode penerbangan GA 241. Sayang, Endah tempat duduknya jauh. Yah, g bisa ngelanjutin ngobrol. Hahaha.

Selamat Tinggal Semarang dengan Semua Memori dan Kenangannya. Insya Allah, aku akan kembali lagi ke sini, mengabdikan hidupku di Kota Semarang ini. Dan..masih ada perjalanan selanjutnya.. Jakarta, you’re the next, and Korea.. I’m coming.
Bersambung…

 
Leave a comment

Posted by on 26 August 2012 in Beasiswa, Diary, Travelling

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: