RSS

Belajar Bahasa Korea (2 – Sejarah Hangeul)

11 Sep
sumber gambar: koreanlanguagenerd

Salah satu halaman
di Hunmin Jeongeum
sumber gambar: koreanlanguagenerd

Bahasa Korea menggunakan tulisan yang “nyentrik” atau berbeda dengan sistem penulisan bahasa lain di dunia ini. Tulisan dalam bahasa Korea disebut Hangeul (한글) di Korea Selatan dan Chosŏn’gŭl (조선글) di Korea Utara. Karena aku tinggalnya di Korea Selatan dan beberapa literatur mengenai bahasa Korea ditulis oleh penulis Korea Selatan, maka aku akan menggunakan istilah Hangul rather than Chosŏn’gŭl.

Nama “Hangeul” sebenarnya diciptakan oleh linguis Korea 주시경 (Ju Si-gyeong), bukan oleh Raja Agung Sejong. Ini adalah kesalahan elementer, di mana Raja Agung Sejong (세종대왕) hanya menciptakan Hangeul (aksara/tulisan), bukan nama “Hangeul”. Dulunya warga Korea menggunakan tulisan Hanja (huruf China) dalam melakukan komunikasi tertulis. Hal ini dirasa sangat susah bagi warga Korea di mana sistem bahasa mereka sangat berbeda dengan bahasa China namun mereka menggunakan tulisan China (Bisa dibayangin mumetnya kalau bahasa indonesia ditulis menggunakan tulisan China!). Oleh karena itu, warga korea saat itu banyak yang buta huruf.

Raja Agung Sejong yang merasakan keresahan ini, memulai proyek “pembuatan” aksara baru. Proyek ini berakhir pada akhir Desember 1443 M (ada yang mengatakan awal Januari 1444 M) dan dipublikasikan pada 1446 M dalam sebuah dokumen yang berjudul Hunmin Jeongeum (훈민정음; 訓民正音) yang artinya The Proper Sounds for the Education of the People. So saat itu, sistem penulisan dari aksara Korea dinamakan Hunmin Jeongeum. Tanggal pemubilkasian Hunmin Jeongeum kemudian menjadi hari Hangeul Nasional (9 Oktober di Korea Selatan dan 15 Januari di Korea Utara, aku g tahu mengapa ada perbedaan tanggal antara kedua negara ini).

Namun lambat laun, penggunaan nama yang terlalu panjang, membuat ketidakefisienan muncul. Timbullah rupa-rupa nama sistem penulisan ini, seperti: Achimgeul (아침글; 國文) yang secara literal berarti sistem tulisan yang bisa dipelajari dalam satu pagi (malam); Eonmun (언문, hanja: 諺文), yang artinya naskah daerah; Amgeul (암글) atau Amkeul (암), yang artinya naskah wanita, dan Ahaetgul (아햇글) atau Ahaegul (아해글), yang artinya naskah anak-anak. Akhirnya pada tahun 1912, Ju Si-gyeong mem-propose nama “Hangeul”, yang berati Han (한): Hebat (dalam bahasa Korea kuno), dan Geul (글): Tulisan; Naskah.

Tulisan Hangeul ini dirasa sangat bermanfaat bagi rakyat Korea saat itu karena sistem penulisan aksara ini adalah fonetis (satu bunyi satu huruf), tidak seperti aksara China di mana satu huruf melambangkan satu benda (dalam satu suku kata yang berbeda nada).  Namun pada mula diperkenalkan Hangeul, banyak pula yang menentangnya, di antaranya adalah pelajar ajaran Konfusius, yang merasa aksara Hanja adalah satu-satunya aksara yang boleh (secara sah) digunakan.

Pernah coba googling sistem aksara/penulisan paling baik di dunia? Jawabannya adalah Hangeul. Why? Untuk alasannya memang masih subjektif dari berbagai pihak, namun yang pasti percayalah. Hahaha. Orang korea bisa mengetik lebih cepat dari orang-orang yang lain dengan Hangeul (aku masih terperangah ketika melihat orang Korea mengetik di komputer atau ketika mengirim sms). Sistem fonetis pun sangat berguna, di mana sudah aku katakan di atas, satu huruf satu bunyi, dan bunyinya pun beragam, tidak seperti tulisan Arab yang hanya mengenal vokal a,i,u, dan tulisan Latin yang mengenal a,i,u,e,o. Penulisannya pun mudah, g susah seperti tulisan China, Thai, Jepang, India, bahkan Arab. Kita pun bisa merangkai huruf sesuka hati kita asal mengikuti aturan baku.

 
2 Comments

Posted by on 11 September 2012 in Bahasa Korea, Diary, Korea

 

Tags: , , , , , ,

2 responses to “Belajar Bahasa Korea (2 – Sejarah Hangeul)

  1. queensha06

    3 June 2015 at 02:25

    Waaaah blog e seru n menarik bnget buat beljr tapiiiiiii aq mumeeeeeeeeeet.

    Kwkwkkwwkkw

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: