RSS

Belajar Bahasa Korea (4 – Internasionalisasi)

14 Sep

Setelah kemarin kita belajar romanisasi, sekarang akan aku perkenalkan internasionalisasi. Sebenarnya ini adalah istilahku sendiri si, jadi kalau mau googling tentang internasionalisasi bahasa Korea udah pasti g ada. Hehehe.

Internasionalisasi adalah “menerjemahkan” tulisan Hangeul ke dalam bahasa internasional (Inggris) agar lebih mudah dilafalkan. Nah, bedanya apa dengan romanisasi? Karena aku bukan sarjana lingustik, aku akan menjawab bukan berdasarkan lingustik, namun berdasarkan pemahamanku tentang Hangeul dan bahasa Korea. Untuk lebih simpelnya, aku akan beri contoh seperti ini: misal ada orang yang bernama 이시문, kalau kita romanisasikan, maka latinnya akan menjadi i-simun (aku beri tanda hubung – karena “i” adalah nama belakang). Cara bacanya sama persis: i-simun (i seperti dalam kata ini, si seperti dalam kata siapa, dan mun seperti dalam kata munafik), Namun, kalau orang dengan pengertahuan bahasa Inggris membaca i-simun, maka ia akan melafalkan dengan “ai-sai-man”. Ya g? Untuk menghilangkan perbedaan pelafalan, maka khusus untuk nama Korea yang ditulis ke dalam huruf latin, akan mengalami perbedaan dengan romanisasinya, jadi kata  이시문 akan di-internasionalisasi-kan menjadi Lee Shimoon. Gimana, “lebih keren kan”, hehehe.

Mengapa berubah jadi Lee Shimoon, karena ya kalau diromanisasikan akan membuat bingung pembaca berbahasa Inggris? Terus mengapa si pembaca tersebut tidak belajar romanisasi bahasa Korea? Eh, apa semua orang yang mau berurusan dengan orang Korea harus belajar romanisasi dulu, repot atu, kecuali kalau ia memang mau belajar bahasa Korea. Kalau ia hanya mau berhubungan dengan rekan kerja orang Korea tanpa belajar bahasa Korea, maka dengan internasionalisasi ini akan lebih membantu terutama dalam mengucapkan nama. Oleh sebab itu, setahuku hanya nama (nama orang, nama dagang/merk, dan nama perusahaan) yang boleh di-internasionalisasi, sedangkan kata-kata asli bahasa Korea harus tetap mengikuti aturan romanisasi.

Akan aku beri contoh lagi, pasti kenal dengan pesepakbola paling terkenal Korea Selatan, Park Ji Sung. Nah, kalau kamu belajar romanisasi, bagaimana cara menuliskan Park Ji Sung dalam Hangeul? Apakah ada huruf Hangeul “rk” yang berdampingan? Sebenarnya tulisan Hangeulnya adalah 박지성, kalau diromanisasikan adalah Bak Jiseong (eo dibaca seperti o dalam kata monyong). Nah lo, dari sisi ke-keren-an, akan lebih internasional Park Ji Sung daripada Bak Jiseong, hehehe.

So, intinya internasionalisasi adalah mentransliterasi atau me-latin-kan nama Korea (nama orang, nama dagang/merk, dan nama perusahaan) atau mengubah dari aksara Hangul menjadi tulisan latin dengan memadankan ucapan/bunyi/fon dalam bahasa Inggris.

Aku akan beri contoh nama-nama Korea beserta internasionalisasi dan romanisasinya. Kalau kamu belajar sistem romanisasi bahasa Korea, maka kamu akan bisa melafalkan secara “benar” nama Korea yang di-internasionalisasi tersebut.

Internasionalisasi

Hangeul

Romanisasi

Keterangan

Samsung

삼성

Samseong

Perusahaan

Hyundai

현대

Hyeondae

Perusahaan

Daewoo

대우

Dae-u

Perusahaan

Kyung Hee

경희

Kyeong Hi

Universitas

Yonsei

연세

Yeonse

Universitas

Sungkyunkwan

성균관

Seonggyungwan

Universitas

Lee Minho

이민호

I Min-ho

Artis

Yesung

예성

Yeseong

Artis

Cho Kyuhyun

조규현

Jo Gyu-hyeon

Artis

Choi Siwon

최시원

Choe Si-won

Artis

Kang Min-hyuk

강민혁

Gang Min-hyeok

Artis

Park Shin-hye

박신혜

Bak Sin-hye

Artis

Park Sun-young

박선영

Bak Seon-yeong

Artis

Ham Eunjung

함은정

Ham Eun-jeong

Artis

Park Min-young

박민영

Bak Min-yeong

Artis

*Note:

  • Kata “Lee” merujuk pada bunyi “I” atau dalam hangul 이
  • Kata “Woo” merujuk pada bunyi “U” atau dalam hangeul 우
  • Kata “Ah” merujuk pada bunyi “A” atau dalam hangeul 아
  • Kata “Oh” merujuk pada bunyi “O” atau dalam hangeul 오
  • Kata “Park” merujuk pada bunyi “Bak” atau dalam hangeul 박
  • Kata “Young” merujuk pada bunyi “Yeong” atau dalam hangeul 영
  • Kata “Choi” merujuk pada bunyi “Choe” atau dalam hangeul 최
  • Kata “Hee” merujuk pada bunyi “Hui” atau dalam hangeul 희
  • Huruf “oo” merujuk pada bunyi “u” atau dalam hangeul 우
  • Huruf “u” pada suku kata akhir biasanya merujuk pada bunyi “eo” atau dalam hangeul 어
 
2 Comments

Posted by on 14 September 2012 in Bahasa Korea, Diary, Korea

 

Tags: , , , , , ,

2 responses to “Belajar Bahasa Korea (4 – Internasionalisasi)

  1. Husnul khotimah

    5 July 2014 at 15:14

    0keh,,,,,!!!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: