RSS

Belajar Bahasa Korea (9 – Hangeul-Aturan Segitiga)

20 Sep

Oke, lanjut lagi kita belajar bahasa Korea, setelah kemarin mengenal huruf vokal, konsonan, dan cara menulis huruf Hangeul one by one alias satu huruf per huruf, sekarang kita akan belajar “merangkai” huruf Hangul menjadi sebuah kata. Seperti dilihat dari gambar di samping kiri, ketika hendak menuliskan kata “Hangeul”, caranya adalah seperti itu. Huruf Hangeul itu unik, dia tidak seperti tulisan Latin di mana kita tinggal menyambung semua huruf jadi satu dari kiri ke kanan menjadi satu kata, kemudian membubuhkan spasi di antara dua kata tersebut. Atau seperti huruf Arab yang mempunyai variasi ketika ia ditulis di depan, tengah, atau belakang. Huruf Hangeul tidak punya yang seperti itu. Ia juga tidak punya huruf kapital dan huruf kecil, semua sama kedudukannya, hehehe.

Ada tiga jenis “rangkaian” dalam Hangeul, aku akan membagi ke dalam tiga jenis: Segitiga, Traffic Light, dan WA. Kali ini aku akan membahas aturan segitiga terlebih dahulu. Namun sebelumnya, ingat kembali pada pembahasan sebelumnya bahwa dalam merangkai Hangeul, aturan lain yang harus dipenuhi adalah seperti berikut: KV, KVK, dan KVKK (K:Konsonan dan V:Vokal). Artinya adalah kita tidak akan bisa merangkai Hangeul hanya dengan huruf vokal saja, atau konsonan saja, atau rangkaian lain yang menyalahi aturan tersebut.

ff

Seperti pada gambar di samping, kira-kira seperti itulah cara merangkai huruf Hangeul dalam aturan segitiga. Jadi huruf konsonan pertama diletakkan di sebelah kiri, kemudian huruf vokal ada di sebelah kanan dan konsonan selanjutnya ada di bawah. Jangan pernah menempatkan huruf vokal sebagai huruf pertama (ingat aturan KV, KVK, dan KVKK!). Contoh yang aku berikan di samping kiri adalah untuk yang KVK, konsonan ᄃ /digeut/ sebagai konsonan pertama diletakkan di sebelah kiri, kemudian vokal ᅡ /a/ diletakkan di sebelah kanannya dan yang terakhir konsonan ᄂ diletakkan di bawah. So, terbentuklah rangkaian ketiga huruf tersebut (dibaca /dan/).

gg

Tidak semua huruf vokal dan konsonan dapat dibentuk menggunakan aturan segitiga. Untuk huruf vokal, hanya vokal berikut yang memenuhi aturan segitiga: ᅡ /a/, ᅣ /ya/, ᅥ /eo/, ᅧ /yeo/, ᅢ /ae/, ᅤ /yae/, ᅦ /e/, ᅨ /ye/, ᅵ /i/, sedangkan huruf vokal yang lain memenuhi dua aturan berikutnya. Untuk konsonan, semua basic dan aspirated consonants dapat memenuhi aturan tersebut, dan ia boleh ditempatkan di kiri (sebagai konsonan awal) atau di bawah (sebagai konsonan akhir), konsonan tersebut adalah: ᄀ /g/, ᄂ /n/, ᄃ /d/, ᄅ /r/, ᄆ /m/, ᄇ /b/, ᄉ /s/, ᄋ, ᄌ /j/, ᄒ /h/ , ᄎ /ch/, ᄏ /k/, ᄐ /t/, ᄑ /p/. Untuk konsonan glottal atau ganda, semuanya bisa ditempatkan di kiri (sebagai konsonan awal), yaitu: ㄲ /kk/, ㄸ /tt/, ㅃ /pp/, ㅆ /ss/, ㅉ /jj/, namun hanya konsonan ㄲ dan ㅆ yang bisa ditempatkan di bawah (sebagai konsonan akhir), mengingat tidak ada kata dalam bahasa Korea yang menggunakan konsonan ganda lain sebagai huruf akhir. Dan konsonan yang terakhir, konsonan kombinasi, hanya bisa ditempatkan di bawah (sebagai konsonan akhir).

Contoh: 만 /man/, 랜 /raen/, 밤 /bam/, 첰 /cheok/,  뎦 /dyeop/,  닡 /nit/

Wait, kan ada aturan KV, bolehkah kita hanya merangkai dua huruf Hangeul dengan konsonan dan vokal saja (KV)? Pertanyaan bagus. Jawabannya adalah boleh. Jadi, untuk merangkai dua huruf Hangeul dengan aturan segitiga, cukup hilangkan bagian bawahnya saja, dan ditulis seperti biasa, dari kiri ke kanan, contohnya adalah: 가 /ga/, 뱌 /bya/, 데 /de/, dan 새 /sae/.

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah sebenarnya kita bisa membuat rangkaian Hangeul yang berawalan dengan huruf vokal dengan menempatkan konsonan ᄋ sebagai konsonan awal. Contohnya kata /an/ cara merangkainya adalah sebagai berikut 안 , kemudian 역 /yeok/, 에 /e/, dan 엄 /eom/.

* Note: Konsonan ᄋ bila ditempatan sebagai konsonan akhir akan dibaca /ng/, jadi 앙 /ang/ 잉 /ing/, dan 양 /yang/

So, so far kita sudah bisa merangkai kata dalam Hangeul dengan aturan segitiga. Ada berapa kombinasi? Mari kita berhitung, hehehe. Di kiri kita bisa menempatkan semua konsonan kecual konsonan kombinasi (total ada 19). Di kanan kita hanya  bisa menempatkan 9 huruf vokal, dan di bawah kita bisa menempatkan semua konsonan dasar dan aspirasi (14), dua konsonan ganda (ㄲ dan ㅆ), 11 konsonan kombinasi, serta satu lagi kita bisa tidak menempatkan apa-apa alias tanpa huruf di bawah, total ada 28. Kalau ditotal kita bisa membuat 19x9x28 kombinasi alias 4.788 kombinasi! WoW! Hanya belajar satu aturan penulisan kamu sudah bisa merangkai Hangeul dalam 4.788 kombinasi! Keren.

Mari Berlatih!

  1. Coba tuliskan kata berikut dalam Hangeul!
    “an” – “nyeong” – “ha” – “se” – “byeot” – “deom” – “jae” – “alh” – “cha” – “eobs”
  2. Coba tuliskan kata berikut dalam romanisasi!
    안 – 녕 – 하 – 세 – 볕 – 덤 – 재 – 앓 – 차 – 없
 
5 Comments

Posted by on 20 September 2012 in Bahasa Korea, Diary, Korea

 

Tags: , , , ,

5 responses to “Belajar Bahasa Korea (9 – Hangeul-Aturan Segitiga)

  1. namgichan

    21 January 2013 at 10:02

    itu jawabannya no. 1 hangulny yg di no.2 kann.. hoho

     
  2. Elita Rosanti

    9 August 2016 at 22:27

    Itu contoh soalnya “an” huruf vokal dulu dong ya kak? Ngga paham paham nih😢

     
    • Mujiya Ulkhaq

      29 August 2016 at 21:13

      mungkin bisa dibaca pelajaran berikutnya…semangat ^_^

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: