RSS

Transportasi di Korea – Seoul Metropolitan Subway

13 Oct
sumber gambar: seoulmetro.co.kr

sumber gambar: seoulmetro.co.kr

Sekarang kita akan beralih dari bus ke kereta, atau lebih keren disebut Subway. Ada beberapa jenis moda transportasi berjenis kereta, namun kali ini kita akan fokus dulu ke yang namanya Seoul Metro Subway, jalur kereta api yang menghubungkan Seoul serta daerah di sekitarnya. Menurut Raiway-technology.com (2014), Seoul Metro dinobatkan sebagai the world’s longest multi-operator metro system by route length. Selain itu, sistem yang ada disebut sebagai the world’s best subway system (CNN dan Jalopnik), serta dikenal sebagai “super highway” oleh BBC karena kebersihannya dan ease of use. Masih dalam rangka menyanjung, Seoul Subway merupakan yang pertama kali menggunakan Upass (contactless smart card) secara komersial, dipadukan dengan teknologi semacam 4G LTE, WiFi, DMB, WiBro yang dapat diakses di seluruh stasiun serta di dalam kereta. Hampir semua kereta mempunyai TV digital, AC dan heater saat musim dingin.

sumber gambar: visitkorea.or.kr

sumber gambar: visitkorea.or.kr

Price
Kalau ingin naik Seoul Subway, harus menggunakan T-Money, dan harganya berbeda-beda sesuai dengan usia dan jarak yang ditempuh:

  • 10 km pertama:
    • Dewasa (di atas 18 tahun): Single Journey 1.150 Won, Multiple Journey 1.050 Won;
    • Remaja (13 – 18 tahun): Single Journey 1.000 Won, Multiple Journey 900 Won;
    • Anak-anak (6 – 12 tahun): Single Journey 500 Won, Multiple Journey 450 Won.
  • Total distances exceeding 10 km (within Seoul): 100 won for each additional 5 km;
  • Total distances exceeding 40 km (within Seoul): 100 won for each additional 10 km;
  • Total distances exceeding 30 km (outside Seoul): 100 won for each additional 5km.

Single Journey adalah ketika kita tidak punya/tidak bawa T-Money namun ingin naik Subway. Tiket hanya bisa digunakan saat itu di Station itu juga (single used). Mengenai petunjuk Single Journey silakan baca di sini. Tarif yang berbeda diberlakukan di Shinbundang Line (kena tambahan 700 Won) dan EverLine serta U Line (tarif flat 1.300 Won).

Line
Jumlah line yang ada di Seoul Metro ada sekitar 18 line (belum termasuk U Line) yang sampai saat ini masih dibangun. Proses konstruksi sampai sekarang masih dilakukan dan akan ada beberapa stasiun baru dan line-line baru dalam waktu dekat atau waktu jauh, hehehe. Jadi, harus sering-sering update mengenai peta Seoul Metro kalau g mau ketinggalan kereta kkk.

  1. Line 1 merupakan line tertua dan terpanjang di Seoul Metro, menghubungkan Seoul ke Soyosan di Barat Laut, Sinchang di Selatan, dan Incheon di Barat Daya. Dibuka tahun 1974 dengan sembilan stasiun (menghubungkan Seoul ke Cheongnyangni), dan sekarang sudah ada total 98 stasiun dengan Dangejon dan Seodongtan merupakan stasiun yang terbaru dibangun pada 2010.
  2. Line 2 disebut Circle line karena “melingkari” Seoul. Bagian yang searah jarum jam disebut Inner Circle Line dan yang sebaliknya bernama Outer Circle Line. Line 2 merupakan subway terpadat di Seoul Metro karena memang banyak spot-spot pariwisata dan daerah padat penduduk, semisal Gangnam, Hongik University, Sinchon, Jamsil, City Hall, dan Samseong. Line 2 is the second longest subway loop in the world after Beijing Subway Line 10.
  3. Line 3 mulai dibangun pada tahun 1980 yang menghubungkan daerah barat laut Seoul, semacam Kota Goyang dengan daerah tenggara Seoul. Pada Desember 2010, Line 3 tercacat sebagai line dengan konsumsi Wifi terbanyak (sekitar 1.8 kali lebih banyak dibanding line yang lain). Di sini akan dijumpai Apgujeong, Sinsa, dan Express Bus Terminal, yang merupakan daerah populer di Gangnam, selain Anguk dan Jongno 3-ga.
  4. Line 4 menghubungkan bagian barat daya Seoul dengan bagian timur laut. Tahun 2015 mendatang, ujung dari Line 4 yang awalnya adalah Dangogae akan di-extend sampai Jinjeop, Namyangju (proyek direncanakan berakhir tahun 2019). Di line ini akan dijumpai Myeongdong, Hwehya (Namdaemun Market), Dongdaemun, Daehangno (Ewha Woman’s University) yang merupakan objek wisata yang terkenal.
  5. Line 5 melintang dari timur Seoul ke bagian barat. Line 5 adalah satu di antara dua line yang melewati bagian bawah Sungai Han (selain Bundang Line). Line yang dibangun dari tahun 1990-1996 ini merupakan line dengan konsumsi Wifi terbesar ketiga (sekitar 1.67 kali lebih banyak dibanding line yang lain).
  6. Line 6 berbentuk U line dan terkenal dengan “Eungam loop”-nya. Berangkat dari Eungam Station, kereta akan bergerak memutar berlawanan jarum jam dan kembali ke Eungam Station lagi sebelum menuju ke Bonghwasan (Ending Station). Di sini ada World Cup Stadium dan Itaewon, yang merupakan a popular hangout spot for foreigners.
  7. Line 7 menghubungkan bagian timur laut Seoul dengan bagian barat. Line 7 tidak melewati daerah pusat kota sehingga tidak begitu padat dibanding line lain yang melewati pusat kota.
  8. Line 8 melayani bagian tenggara Seoul sampai daerah Seongnam. Pada 2014 nanti, line ini akan diperpanjang menuju bagian utara Sungai Han melewati Guri dan Byeollae Station sampai ke Gyeongchun Line. Diperkirakan proyek selesai tahun 2017.
  9. Line 9 baru dibuka pada 24 Juli 2009 yang menghubungkan Gaehwa dan Sinnonhyeon. Pada awal pembangunannya line 9 menderita kerugian sampai 90% dan ditanggung oleh Pemerintah Kota Seoul (total akumulasi kerugian mencapai 180 trilyun won).
  10. AREX, ada yang mengatakan merupakan kependekan dari Airport Railroad Express) sebenarnya merupakan merek dagang (brand name) yang awalnya dibangun untuk menghubungkan dua airport: Gimpo di Seoul dan Bandara Internasional Incheon. Namun pada Desember 2010, line ini diperpanjang hingga mencapai Seoul Station.
  11. Jungang Line (secara literal berarti Central Line) menghubungkan Yongsan Station di Seoul ke Yongmun di Yangpyeong-gun, Gyeonggi-do.
  12. Gyeongui Line melintang dari Seoul Station sampai ke Munsan Station, yang merupakan stasiun terdekat dengan perbatasan Korea Utara. Biasanya tour DMZ akan bermula di sini dan dilanjutkan ke Dorasan Station, yang sebenarnya merupakan bagian dari Gyeongui Line tapi saat ini tidak digunakan lagi.
  13. Gyeongchun Line merupakan kependekan dari Gyeong yang artinya capital (refer to Seoul) dan Chun (dari Chuncheon). Jadi line ini menghubungkan antara ibukota (di Sangbong) dengan daerah Chuncheon. Dibuka secara resmi tanggal 21 Desember 2010.
  14. Bundang Line menghubungkan Wangsimni (Seoul) dengan daerah Bundang (Seongnam dan Yongin). Diperkirakan dalam waktu dekat akan dibangun Yeongtong Station (yang deket banget dengan kosan gw kkk) dan sebaga terminal akhir adalah Suwon Station.
  15. Sampai sekarang Suin Line masih dalam proses pembangunan. Phase I sudah resmi beroperasi yang menghubungkan Oido dengan Songdo. Phase II diperkirakan dibuka tahun 2014 yang merupakan ekstensi dari Songdo ke Incheon Station, dan Phase III diperkirakan selesai Desember 2015 dan akan menghubungkan sampai Suwon Station dan Hanyang University at Ansan dan langsung menyatu dengan Bundang Line.
  16. Sama seperti Suin Line, Shinbundang Line juga masih dalam proses pengembangan. Phase I sudah resmi beroperasi pada Oktober 2011 yang menghubungkan Gangnam Station ke Jeongja Station, dan merupakan the world’s fifth subway to run completely driverless dan kedua di Korea setelah Busan Line 4. Phase II diperkirakan selesai 2016 (Jeongja – Gyeonggi University), Phase III pada 2016 (Yongsan – Gangnam), Phase IV pada 2019 (Gwanggyo – Homaesil), dan Phase V pada 2020 (Homaesil – Hyangnam).
  17. Sebenarnya Incheon Line 1 merupakan bagian dari Incheon Subway, bukan Seoul Subway (sudah beda kota metropolitan). Line ini menghubungkan dari Gyeyang ke International Business District.
  18. EverLine menghubungkan Bundang Line (Giheung Station) ke Everland, theme park paling terkenal di Korea Selatan. Juga merupakan driveless train.
  19. U Line, yang merupakan singkatan dari Uijeongbu, menghubungkan Balgok ke Tapseok.

Lain-Lain
Ada beberapa info menyangkut why the Seoul Subway is considered as the best:

  1. Nyaman, terdapat AC saat musim panas dan heater saat musim dingin, so g bakalan kedinginan atau kepanasan di dalam;
  2. Selain itu tempat duduknya juga lebar, tidak sempit;
  3. Harganya juga bersahabat, (kadang) kalau transfer tidak kena charge lagi;
  4. In Seoul, you are always connected! seperti sudah aku tuliskan sebelumnya di Subway, sudah terdapat fasilitas Wifi, 4G LTE, DMB, canggih lah pokoknya;
  5. Pengumuman pemberhentian dalam bahasa Korea dan Inggris, bahkan di beberapa line sudah ada bahasa Jepang dan Mandarin. Jadi g bakal roaming lah;
  6. Safety dan clean, sudah tidak usah diragukan lagi ini;
  7. Sudah ada TV screen;
  8. Tiap-tiap stasiun punya warna, jadi g bakal tersesat, hehehe. Tinggal mengikuti petunjuk warna (sangat terbantu kalau mau transfer);
  9. Perkiraan waktu kedatangan dan informasi kereta ada di mana sudah tersedia;
  10. Sudah ada aplikasi android. Meskipun kalau melihat petanya ruwetnya minta ampun, kita bisa menggunakan bantuan aplikasi android semacam Metroid HD atau Jihachul. Tinggal masukkan nama station awal (berangkat) dan input station tujuan (arrive). Udah deh, ditunjukin semuanya ke mana nya, transfer di mana, dan perkiraan sampai dan waktunya, jadi bisa diperkirakan waktu perjalanan berapa lama (bagus bagi yang sangat menghargai waktu);
  11. Bagi para penggila shopping, banyak underground market di antara subway station, misal Myeongdong, City Hall, Express Bus Terminal, dll. Jadi ketika turn dari kereta kita bisa sekalian cuci mata kkk.

ko

 
3 Comments

Posted by on 13 October 2012 in Diary, Korean's Life, Travelling

 

Tags: , , , ,

3 responses to “Transportasi di Korea – Seoul Metropolitan Subway

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: