RSS

Shalat Jumat di Itaewon

01 Mar

20130301_134050Setelah beberapa bulan tinggal di Korea, baru kali ini aku berkesempatan untuk shalat Jumat di Masjid terbesar di Korea, yang letaknya di Itaewon (sebelumnya aku shalat Jumat di Kyung Hee (lihat posting sebelumnya). Sebenarnya aku sudah beberapa kali ke Itaewon, namun pas ke sana pasti weekend, alias bukan Hari Jumat, jadi ya g bisa shalat Jumat di sana. Namun hari ini, Alhamdulillah aku berkesempatan shalat Jumat di sana karena hari ini adalah Hari Libur Nasional 삼일절 alias hari Kemerdekaan Korea (Independence Movement Day). Dan mumpung libur, Anak-anak Galau Suwon (Agawon begitu kami sering menyebut diri kami) menyempatkan diri untuk berjalan-jalan, hehehe (nanti akan aku posting jalan-jalannya ke mana, hehe). Namun sebelum itu, kita shalat Jumat dulu di Itaewon, hehehe.

Lokasi Masjid Itaewon agak berada di belakang. Dari Itaewon Station keluar ke Exit No. 3 kemudian lurus saja, sampai nemu pertigaan belok ke kanan (ada petunjuk ke arah Masjid), kemudian jalan terus, nanjak, sampai kira-kira ada belokan besar ke kiri, terus belok kiri, lurus terus sampai nemu Masjid. Memang agak beribet kalau pertama, namun santai saja, kalau get lost tanya saja orang sana, pasti langsung diberitahu. Jangan khawatir, Itaewon adalah distrik internasional, foreigner tumpah ruah di sana, so don’t worry to use English, it will be helpful.

Sesampai di sana pukul setengah 1, dan sudah adzan. Wah, padahal kalau di Kyung Hee jam satu lebih seperempat baru adzan, hehehe. Ternyata buanyak banget yang dateng, iya si kan libur. Jadi masjid penuh, sumpah deh sampe keluar-keluar di tangga. Aku g bisa masuk, jadi aku duduk di pelataran. Dan… sumpah dingin buanget. Ada yang bilang awal Maret adalah dimulainya Spring dan udara cukup hangat. But…

Aku beneran salah kostum, g pake jaket yang tebel, cuma pake coat yang agak tipis. Dan duduk di luar, duingin banget, angin yang menerpa sungguh mengguncang iman. Kaos kaki, kaos tangan, sampe kepala dan muka aku kaosi. Aku g peduli kanan kiri depan belakang karena emang g kelihatan, hehehe, aku tutup semua kepala termasuk muka dengan topi apa itu yang bentuknya bulet, ah g tahu lah pokoknya itu.

Dan tidak seperti di Kyung Hee, di sini khotbahnya menggunakan tiga bahasa! Pertama adalah bahasa Arab, kedua adalah bahasa Inggris, dan yang ketiga adalah bahasa Korea. Wah keren, kalau saja aku tidak berada di luar dan kedinginan mungkin aku akan “lebih menikmati” khotbah yang berisi adab berada di dalam Masjid, ups.

But anyway, kondisi yang sangat dingin tersebut tentu saja tidak menghalangi untuk tetap melanjutkan shalat Jumat. Allahu Akbar. Shalat Jumat berakhir kira-kira pukul 2, dan setelah itu sebenarnya ada pembagian roti dan susu. Namun aku tidak kebagian karena seketika langsung lari untuk menyelamatkan diri (dari dingin, hehehe).

 
12 Comments

Posted by on 1 March 2013 in Diary, Islam, Korea, Korean's Life

 

Tags: , ,

12 responses to “Shalat Jumat di Itaewon

  1. Aina

    5 April 2013 at 12:14

    Ka Mujiya… boleh ngga bagi pengalaman gimana alur memperoleh beasiswa sampai bisa kuliah di Universitas Kyung Hee, terimakasih sebelumnya🙂

     
    • Mujiya Ulkhaq

      6 April 2013 at 13:02

      boleh banget….
      Aina kepengen kuliah di Korea?

       
  2. Aina

    9 April 2013 at 02:07

    Pengen… Korea menjadi salah satu negara sasaran beasiswa saya, Ka… Sekarang saya sedang menjalani studi profesi dan berencana untuk melanjutkan master di bidang biomed ( Insya Allah), dan saat ini saya sedang mengumpulkan ‘bekal’ dari pengalaman kaka-kaka yang sudah berhasil memperoleh beasiswa ke luar, termasuk Ka Mujiya ^^
    Saya harap Ka Mujiya mau berbaik hati membagi pengalamannya di blog ini,🙂

     
    • Mujiya Ulkhaq

      9 April 2013 at 09:36

      Jenis beasiswa kan ada banyak, kalau boleh aku resume, di Korea ada tiga jenis beasiswa:
      1. Beasiswa dari Professor (Univ.), besarnya tergantung Prof. masing2 univ.
      2. Beasiswa dari Pemerintah Korea, seperti beasiswa KGSP/NIIED (the most favorite one), beasiswa POSCO, dll
      3. Beasiswa dari Pemerintah Indonesia, seperti beasiswa KOICA, DIKTI, dll.
      Kira2 Aina tertarik yg mana

       
  3. Aina

    9 April 2013 at 15:57

    Berhubung Ai belum PNS dan bukan dosen/calon dosen jadi rencananya saya mau melamar beasiswa NIIED, ka…

     
    • Mujiya Ulkhaq

      9 April 2013 at 16:06

      oh bagus itu, favorit banget…banyak yg minat dg itu.. dapetnya banyak n ada kelas bahasa dulu selama 1 tahun. But btw Aina sudah pernah exchange ke Korea kah atau pernah ke Korea dalam rangka apa gitu

       
  4. Aina

    9 April 2013 at 16:22

    belum pernah ka..
    iya, tapi juga kuotanya dikit banget cuma 7 orang ~.~
    Ka Mujiya dapet beasiswa DIKTI ya? berarti kaka dosen? saya baca salah satu syarat penerima beasiswa dikti kan termasuk calon dosen. nah, maksudnya calon dosen itu apa termasuk dosen kontrak?
    Maaf ya ka, saya banyak tanya, soalnya ini pertama kali saya mencari info tentang beasiswa ke korea, selama ini sasaran saya beasiswa monbukagakuso sama erasmus mundus.

     
    • Mujiya Ulkhaq

      9 April 2013 at 16:27

      bagus, soalnya kalau dah pernah exchange ke sini g bisa dapet KGSP (itu peraturan baru tahun ini)
      iya, aku dpt dari DIKTI,
      dosen kontrak itu trgantung univ yg ngebutuhin, pertama dikasih kontrak 2n+1 n=lama studi, kalau misal univ sangat butuh ya g perlu nunggu kontrak abis dah diangkat jadi dosen tetap.
      oh gpp, nyantae aja, I’m very glad to help you… aku jg pernah ngalamin masa2 ini soalnya hahaha

       
  5. Aina

    9 April 2013 at 16:33

    Ungg.. saya bingung mau nanya apa soalnya saya kan mau melamar beasiswa NIIED sedangkan Ka Mujiya penerima beasiswa DIKTI.. Tapi makasih ya Ka sudah mau meluangkan waktu utuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Aina diatas🙂
    ngga nyangka lho kalau Kaka balasnya cepet bgt ^^

     
    • Mujiya Ulkhaq

      9 April 2013 at 19:01

      Silakan nanya apa saja, aku punya banyak temen penerima NIIED, kemaren jg ada yg nanya2 ttg NIIED koq, take it easy. Kalau aku tahu akan aku jawab, kalo g tahu I will ask my friend….
      Haha, udah aku bilang kan, aku prnah mengalami hal itu, kalau jadi kamu aku berharap akan jawaban cepet dr seseorang yg aku tanya. So krena aku jadi org yg ditanya, so aku akan mmberikan jawaban secepat yg aku bisa.
      ^_^

       
  6. Aina

    9 April 2013 at 19:34

    Makasih Ka Mujiya…
    Aina coba mempelajari dulu, nanti kalau ada yang aina ngga ngerti pasti nanya kaka lagi.

    Semoga selalu sehat dan ngga kangen Indonesia disana ya ka ^^

     
    • Mujiya Ulkhaq

      9 April 2013 at 20:18

      sama-sama.
      Semangat ya 화이팅…!

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: