RSS

Pepero Day

11 Nov
sumber gambar: yujinishuge.wordpress.com

sumber gambar: yujinishuge.wordpress.com

Hohoho… ada yang tahu Pepero Day? Gpp kalo g tahu. G wajib tahu koq…kkk. Mungkin bagi Koreaholic, sudah pada familiar dengan Pepero Day ini. Pepero day itu mirip dengan Valentine Day gitu lah kira-kira. Ketika sepasang kekasih saling bertukar cokelat di Hari Valentine, di Pepero Day ini bukan cokelat yang mereka pertukarkan, melainkan si Pepero ini. Selengkapnya akan aku bahas di bawah ini.

Pepero atau dalam Hangeul 빼빼로 merupakan suatu produk keluaran Lotte di tahun 1983. Seperti terlihat dalam gambarnya, Pepero adalah makanan berbentuk stik yang kemudian dilumuri cokelat. Kalau dulu aku ingat dengan makanan anak-anak dengan merk Nyam-Nyam. Ada yang masih ingat kah? kkk. Kalau nyam-nyam kan terpisah ya antara stik dan cokelatnya. Cara makannya pun dengan mencelupkan stik ke dalam cokelat. Bedanya dengan Pepero adalah kalau Pepero stiknya sudah dilumuri cokelat, jadi ketika buka bungkus pepero, si stik sudah “bercokelat” (bahasa macam apa itu).

Kontroversi dibalik launchingnya Pepero pertama kali sempat mencuat lantaran si Lotte, pembuat Pepero, dinilai menjiplak (copycat) dari produk Jepang yang bernama Pocky yang diluncurkan pada tahun 1966 oleh perusahaan asal Jepang, Glico. Namun Glico saat itu kesulitan dalam mengklaim hal ini gara-gara Pocky tidak dijual di Korea. Bahkan ketika Glico berstatement bahwa Pepero adalah Pocky versi Korea, pihak Lotte tetap menyangkal bahwa produknya (Pepero) meniru atau terinspirasi dari produk Pocky ini.

Well, kita tinggalkan kontroversi dibalik “lahirnya” Pepero ini, kita beranjak ke Pepero Day. Seperti sudah aku singgung di atas, Pepero Day mirip dengan Valentine Day, hanya tidak diperingati pada tanggal 14 Februari, namun setiap tanggal 11 Nopember. Selain itu, bukan cokelat yang diberikan kepada pasangannya, melainkan Pepero (ya iyalah namanya juga Pepero Day kkk). Tidak ada sumber yang jelas mengenai asal-usul Pepero Day ini. Ada yang bilang kalau dulu pada tahun 1994 ada dua cewek SMP di daerah Yeongnam yang saling bertukar Pepero  dan berharap agar mereka berdua dapat tumbuh tinggi dan langsing, sama seperti bentuk Pepero kkk. Namun agaknya banyak yang mendebat cerita ini. Versi lain mengatakan bahwa Pepero Day yang diperingati setiap tanggal 11 Nopember dikarenakan hari itu 11-11 mirip dengan bentuk Pepero (stik). Bahkan ada yang menghubungkan dengan cerita sebelumnya, sehingga apabila yang menginginkan tubuh yang tinggi dan langsing, maka makanlah Pepero tepat pada tanggal 11 Nopember jam 11:11 detik ke-11, kkk. Ada-ada aja.

Pihak Lotte sebagai manufacturer, tentu saja sangat welcome dengan adanya cerita yang berkembang, karena ini adalah ajang beriklan gratis. So, sejak tahun 1997, Lotte menggunakan isu mengenai dua cewek SMP tersebut untuk mendongkrak penjualan Pepero sekaligus mempromosikan Pepero Day setiap tanggal 11 Nopember. Lotte mempunyai alasan yang masuk akal untuk mempertahankan Pepero Day ini, karena sampai tahun 2012, sekitar 50% penjualan tahunan Pepero (sekitar 87 milyar Won) datang antara bulan September dan Nopember. Wow. Benar-benar pengaruh yang luar biasa si Pepero Day ini.

Ternyata persaingan antara Pocky dan Pepero tidak berakhir sampai di situ saja. Dengan suksesnya penjualan Pepero karena adanya Pepero Day ini, maka pada tahun 1999, yang merupakan tahun ke-11 dari rezim kekaisaran Jepang yang berkuasa saat itu, pihak Glico membuat “Pocky Day” di Jepang, setiap tanggal 11 Nopember. Persis sama dengan Pepero Day kkk. “Pocky Day is a copy of Pepero Day,” kata Jeong Sung-won, perwakilan dari Lotte.

Musim panas tahun ini, akhirnya Pocky berhasil masuk ke Korea setelah sekian lama produk ini tidak dijual di sini. Bahkan, pihak Glico sampai merekrut girl band Girl’s Day untuk membuat video promosi dengan slogan, “Happy Together, Pocky Together”. Sekarang ini, produk Pocky dapat ditemukan di supermarket di Korea, dan uniknya biasanya display-nya berdampingan dengan Pepero, kkk. Tambah panas aja.

Dengan berbagai pilihan rasa: regular (chocolate), strawberry, almond chocolate, nude (chocolate in the center), nude lemon cheese, white cookie chocolate, dan hami melon, tidak perlu menunggu Pepero Day untuk melahapnya. Sayangnya Pepero belum bisa dinikmati di Indonesia. Yah, berdoa saja supaya nanti Pepero bisa merambah Indonesia, hehehe.

 
Leave a comment

Posted by on 11 November 2013 in Diary, Korea, Korean's Life

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: